DPKSUMENEP.ID – TK Alqur’an Suryalaya di Kabupaten Sumenep melakukan terobosan dalam dunia pendidikan anak usia dini. Sebanyak 120 siswa di lembaga tersebut telah menjalani tes sidik jari secara gratis. Program ini dilakukan sebagai bentuk layanan sekolah kepada orang tua dan murid dalam rangka memetakan potensi serta bakat anak sejak dini.
“Alhamdulillah, semua siswa kami fasilitasi tes sidik jari, tanpa dipungut biaya,” ujar Kepala TK Alqur’an Suryalaya, Lailil Februyatik, S.Pd.AUD,.
Menurut Lailil, tes ini menjadi langkah awal sekolah untuk memahami kemampuan dan kecenderungan bakat siswa sebelum tahun ajaran 2025 dimulai. Hasilnya akan menjadi acuan dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih personal dan tepat sasaran.
“Jadi, anak tidak dipaksakan belajar hal-hal yang bukan minat dan bakatnya. Kalau anak memang unggul di seni, maka pembelajaran diarahkan ke sana,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Lailil menyebutkan bahwa program ini juga bertujuan mengedukasi para wali murid agar tidak memberikan tuntutan berlebihan kepada guru, khususnya dalam hal capaian akademik yang belum relevan dengan usia anak.
“Masih banyak orang tua yang menuntut anaknya harus bisa baca tulis di usia dini. Padahal, anak usia TK dan PAUD seharusnya lebih banyak bermain sambil belajar,” jelasnya.
Dengan hasil tes sidik jari ini, sekolah berharap dapat membangun sinergi yang lebih baik antara guru dan orang tua dalam mendidik anak. Lailil menegaskan, pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, tapi juga kerja sama dengan keluarga.
“Kami ingin wali murid paham bahwa setiap anak unik, dan hasil tes ini akan jadi pedoman bersama dalam mendampingi tumbuh kembang mereka,” pungkasnya. (ibn)Qj